Analisis Respon Konsumen Terhadap Mie Instan Indofood

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan bervariasi saat ini sudah semakin meningkat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya produk-produk makanan yang dijual di pusat-pusat penjualan produk makanan. Kesadaran ini dipengaruhi oleh semakin majunya teknologi informasi di bidang pangan, sehingga masyarakat atau konsumen lebih aware terhadap segala perubahan yang ada. Perubahan-perubahan ini ternyata secara tidak langsung mengubah selera dan kebiasaan masyarakat akan produk pangan yang dikonsumsinya.

…………….

Berdasarkan data PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (2004-2006), perkembangan produksi mie instan di Indonesia memperlihatkan suatu peningkatan yang positif, walaupun pada tahun 2006 sempat mengalami suatu penurunan produksi. Secara kuantitas, produksi mie instant dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan tren yang positif. Hal ini menunjukkan suatu prospek yang cukup baik bagi industri mie instan ini pada masa yang akan datang.

Tabel 2 Perkembangan Produksi Mie Instan, Tahun 2004-2006

Tahun

Produksi (Ton)

Bungkus (Juta)

Perubahan (%)

2004

2005

2006

650.109,00

738.320,00

817.149,70

9.287,30

10.547,4

11.673,60

-

13,60

10,6

Sumber : PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

………………

BAB II

KAJIAN  PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

2.1. Kajian Pustaka

2.1.1. Pengertian Respon

Menurut Sarlito (1987), setiap tingkah laku pada hakekatnya merupakan tanggapan/balasan (respon) terhadap stimulus. Pendapat selaras diungkap oleh Mar’at (1984) yang menyatakan bahwa respon merupakan reaksi akibat penerimaan stimulus, dimana stimulus adalah berita, pengetahuan, informasi, sebelum diproses atau diterima oleh indranya. Individu manusia berperan sebagai unsur pengendali antara stimulus dan respon, sehingga yang menentukan bentuk respon individu  terhadap stimulus adalah stimulus dan faktor Individu itu sendiri (Miftah Toha, 1988).

……………

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Objek dan Tempat Penelitian

Penelitian ini mengambil tempat di kota Cimahi. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja/purposif dengan mempertimbangkan lokasi tersebut sebagai daerah pemukiman dan industri yang menjadi pusat mobilisasi penduduk perkotaan. Lokasi tersebut mempunyai tingkat penduduk yang padat, sehingga dapat mewakili perilaku konsumen untuk produk mie instan dan penduduk tersebut diasumsikan dapat mewakili preferensi beberapa budaya yang berbeda. Pasar atas Cimahi ini juga merupakan salah satu pasar besar di kota Cimahi dan letaknya yang berdekatan dengan PT Indofood.

……………….

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Penelitian

4.1.1. Kondisi Umum Lokasi Penelitian

Pada awalnya Pasar Atas sekitar tahun 1990 dibangun oleh Pemerintah Belanda dengan sebutan Pasar Senen karena diadakan pada waktu itu hanya hari senin atau satu minggu satu kali, dan juga tidak hanya kebutuhan sembako saja yang terjual, tetapi termasuk hewan ternak yaitu kuda.

……………………

4.1.2. Identitas Responden

Data primer mengenai identitas responden, diperoleh dengan cara pengamatan langsung di Pasar Atas Cimahi dan juga wawancara secara langsung kepada responden. Wawancara terhadap responden dilakukan dengan cara memberikan kuisioner dengan bentuk pertanyaan terbuka dan tertutup untuk mendapatkan data mengenai respon konsumen terhadap mie instant yang mereka beli.

………………….

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1  Kesimpulan

Faktor-faktor yang mempengaruhi respon konsumen dalam mempengaruhi respon mereka terhadap mie instan produk Indofood adalah tingkat kepentingan faktor rasa mie instan dan tingkat kepercayaan faktor harga mie instan. Tingkat kepentingan faktor rasa mie instan dan tingkat kepercayaan faktor harga mie instan dipengaruhi oleh faktor rasa mie instan, faktor harga, faktor kegiatan promosi mie instan, faktor keberadaan mie instan, faktor proses psikologis, faktor pengaruh lingkungan. Menurut responden faktor rasa mie yang penting yaitu rasa, kekenyalan mie, aroma mie, cita rasa. Konsumen menganggap faktor promosi mie penting dalam mempengaruhi respon mereka terhadap mie instan. Faktor promosi terdiri dari kemasan, frekuensi iklan, undian, diskon harga, dan promosi langsung. Faktor keberadaan mie juga dapat mempengaruhi respon konsumen terhadap mie instan.

……………..


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: